Latar Belakang dan Sejarah Kopetri

Koperasi Pegawai Perum Peruri (Kopetri) Adalah Koperasi Primer Fungsional Yang Merupakan Lembaga Perekonomian, Dan Menjadi Salah Satu Bagian Program Peningkatan Kesejahteraan Pegawai Perum PERURI.

Kopetri Merupakan Organisasi Ekstra Non Struktural Yang Mempunyai Kewajiban Ikut Membantu Mensukseskan Visi Dan Misi Perum PERURI. Dengan Landasan Hukum Dan Cita-Cita Institusional Yang Kuat, Fleksibel, Dan Dinamis, Serta Berupaya Mengembangkan Amanat Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kopetri.

Berdirinya Kopetri Diawali Dengan Timbulnya Permasalahan Pegawai Perum PERURI Tahun 1978 Yang Mengalami Kesulitan Ekonomi, Sehingga Para Pegawai Banyak Yang Terjerat Hutang Dengan Pihak Luar (Rentenir). Sehingga Kondisi Pada Saat Itu Ketenangan Dan Produktivitas Kerja Pegawa Sangat Terganggu Bahkan Membawa Pengaruh Pada Lingkungan Kerja.

Dalam Menanggulangi Hal Tersebut Pimpinan Perum Peruri (Alm. H. Wahyu Hagono) Menghimbau Untuk Menghimpun Dana Secara Suka Rela Guna Membantu Para Pegawai Yang Terjerat Hutang. Himbauan Tersebut Mendapat Tanggapan Positif Dari Seluruh Pegawai Yang Secara Ikhlas Menyumbangkan Sebagian Penghasilannya, Untuk Pengelolaan Dana Tersebut Dibentuk Satu Badan Yang Bernama Badan Usaha Dana Amal (Buda).

Setelah Berjalan Kurang Lebih Dua Tahun Dan Pegawai Perum Peruri Merasakan Manfaat Dari Keberadaan Buda, Selanjutnya Direksi Perum Peruri Menyarankan Untuk Membantu Para Pegawai Dengan Mengembangkan Badan Usaha Dalam Bentuk Koperasi. Sehingga Direksi Mengeluarkan Surat Keputusan Nomor : Skep-58/V/1978 Tanggal 22 Mei 1978 Tentang Tim Penyuluhan Perkoperasian (Tehankop) Yang Bertugas Menyelami Seberapa Jauh Pengetahuan Tentang Seluk – Beluk Perkoperasian Sekaligus Minat Para Pegawai Untuk Mendirikan Koperasi.

Tim Tersebut Bekerjasama Dengan Pejabat Kantor Departemen Koperasi )Akarta Selatan Mengadakan Penyuluhan Tentang Perkoperasian Kepada Semua Pegawai Perum Peruri.

Tehankop Mengedarkan Angket Untuk Mengetahui Sampai Sejauh Mana Keinginan Pegawai Perum Peruri Untuk Memiliki Koperasi, Dari Hasil Angket Yang Dikumpulkan Menunjukan Minat Yang Tinggi Dari Sebagian Besar Pegawai Perum Peruri Menginginkan Berdirinya Koperasi. Akhirnya 28 November 1978 Tehankop Menyelenggarakan Upacara Pelantikan Pengurus Dan Badan Pemeriksa Serta Pengesahan Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga (Ad&Art) Koperasi Pegawai Perum Peruri (Kopetri). Selanjutnya Kopetri Mendapat Pengesahan Sebagai Badan Hukum Dengan Nomor : 1335/B.H/1 Tanggal 20 Februari 1980. Dengan Berdirinya Kopetri Maka Buda Secara Resmi Dibubarkan Dan Seluruh Kekayaan Dan Kewajibannya Dilimpahkan Kepada Kopetri.

Perjalanan Usaha Kopetri Secara Terus Menerus Mengalami Perkembangan Yang Signifikan Sejalan Dengan Dinamika Kebutuhan Ekonomi Anggotanya, Direksi Perum Peruri Terus Memberikan Pembinaan Agar Kopetri Benar-Benar Dapat Berkembang, Dan Menjadi Bagian Yang Tak Terpisahkan Dalam Program Peningkatan Pelayanan Dan Kesejahteraan Bagi Anggota Dan Keluarganya. Pada Tahun 2000 Kopetri Melebarkan Usahanya Di Daerah Karawang Seperti Relokasi Kegiatan Usaha Pabrik Pembuatan Kotak Kaleng Kemasan Uang Dari Kebun Jeruk Jakarta Ke Karawang, Dan Usaha Pelayanan Lainnya Di Area Lahan Seluas + 19.000 M2 Sebagai Antisipasi Dari Kebutuhan Anggota Yang Berdomisili Di Karawang Dan Kebutuhan Kotak Kaleng Kemasan Uang Karena Pengembangan Perum Peruri Di Lokasi Karawang. Di Awal Berdirinya Kopetri Mempunyai Usaha Pelayanan Seperti Toserba, Apotik, Pelayanan Jasa Umum, Simpan Pinjam, Serta Perdagangan Barang Dan Jasa. Di Akhir Tahun 2016 Kopetri Telah Memiliki 17 (Tujuh Belas) Unit Usaha Dan 3 (Tiga) Anak Perusahaan Yaitu :

  1. PT. Kopetri Citra Abadi (PT. KCA)
  2. PT. Kopetri Tirta Mandiri (PT. KTM)
  3. PT. Kopetri Duta Persada (PT. KDP)

Bercermin Dari Hal Tersebut Diatas, Kopetri Harus Semakin Berkembang Meskipun Tantangan Liberalisasi Ekonomi Semakin Kuat (Mea). Prinsip-Prinsip Koperasi Sebagai Pedoman Kopetri Dalam Melangkah Harus Memberikan Jalan Bagi Eksistensi Kopetri Di Era Liberalisasi Ekonomi, Berkurangnya Campur Tangan Pemerintah Dan Manajemen Perum Peruri Serta Adanya Kebijakan- Kebijakan Berupa Regulasi Yang Baru Kopetri Harus Mampu Mandiri Dalam Melaksanakan Fungsi Dan Perannya Dalam Perekonomian Indonesia.

Menyikapi Kondisi Perekonomian Tersebut, Maka Kopetri Harus Menyusun Rencana Usaha Yang Konkrit Dan Didukung Oleh Kebijakan Yang Kondusif. Disamping Itu, Kopetri Juga Menjadi “Pilot Project” Bagi Perkembangan Perkoperasian Nasional Karena Peran Sertanya Dalam Memajukan Gerakan Perkoperasian, Diantaranya Memberikan Kesempatan Kepada Para Peiajar/Mahasiswadan Institusi Koperasi Lainnya Untuk Melakukan Praktek Kerja, Menyusun Skripsi, Dan Studi Banding.

VIsi dan Misi

Visi

Menjadikan Kopetri Sebagai Unit Usaha Yang Mandiri Dan Transparan Serta Memiliki Jaringan Kemitraan Usaha Yang Luas Dengan Memperhatikan Kepuasan Pelanggan Dan Kesejahteraan Anggota

Misi

Melalui Peningkatan Partisipasi Aktif Anggota Guna Terwujudnya Perekonomian Yang Kuat, Sehingga Tercapai Kepuasan Dan Kesejahteraan Anggota Khususnya Serta Masyarakat Pada Umumnya